FILOSOFI GERAKAN KAMMI
Filosofi
gerakan ini merupakan landasan utama dan spirit perjuangan yang menjiwai
gerakan KAMMI.Dari bangunan filosofi gerakan inilah diharapkan lahirnya
kader-kader KAMMI dengan kultur gerakan yang khas dan istimewa. Kekhasan ini
menjadikan gerakan memiliki kekuatan bangunan integralitas internal dan aman
dari bahaya eksternal yang akan merusaknya.Ciri yang melekat dari kader yang
ingin dihasilkan dari filosofi gerakan ini adalah integralitas dan
progresivitas kader di medan amal perjuangan Islam.
VISI
Wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader
pemimpin dalam upaya
mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang Islami .
Terdapat
2 kata kunci yaitu KADER PEMIMPIN dan BANGSA DAN NEGARA
INDONESIA YANG ISLAMI.
Masyarakat
Islami atau lebih dikenal dengan masyarakat madani akan terwujud bila negara
berfungsi untuk :
§
Mengelakkan
terjadinya eksploitasi antar manusia, antar kelompok dan kelas dimasyarakat.
§
Memelihara kebebasab
warganegara dan melindungi seluruh warga darin invasi asing.
§
Menegakkan sistem
keadilan sosial yang seimbang.
§
Memberantas setiap
kejahatan dan mendorong setiap kebaikan yang ada dalam masyarakat.
§
Menjadikan negara
sebagai tempat tinggal yang teduh dan mengayomi setiap warga negara dengan cara
pemberlakuan hukum yang adil.
Dalam struktur dan budaya sosial yang paternalistik (kekeluargaan) seperti
di Indonesia maka peran pemimpin amatlah besar. Dalam meujudkan masyarakat
madani bangsa ini harus memiliki pemimpin yang AMANAH, BEKERJA
KERAS dan MAMPU MENGARAHKAN DAN MENGGERAKKAN RAKYAT UNTUK
BERJUANG BERSAMA. Amanah kepemimpinan negeri ini sesungguhnya adalah milik umat
seperti termaktub dalam QS. An-Nur ayat 55 :
” Dan
Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan
mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan
mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang
sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang
telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan)
mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka
tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan
barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah
orang-orang yang fasik.”
MISI
1. Membina keislaman, keimanan dan ketaqwaan mahasiswa muslim Indonesia.
2. Menggali, mengembangkan, dan memantapkan potensi dakwah, intelektual,
sosial dan politik mahasiswa.
3. Memelopori dan memelihara komunikasi, solidaritas, kerjasama mahasiswa
Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan bangsa dan negara.
4. Mencerahkan dan meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia menjadi
masyarakat yang Robbani, madani, adil dan sejahtera.
5. Mengembangkan kerjasama antar elemen masyarakat dengan semangat membawa
kebaikan , menyebar manfaat, dan mencegah kemungkaran (amar ma’ruf nahi munkar)
PRINSIP GERAKAN
Dambaan kita adalah
menjadikan negeri Indonesia ini sebagai negeri yang disebut al-Qur’an: baldatun
thayyibatun wa Rabbun ghafur. Kita menginginkan agar masyarakat kita
diatur Allah dan mendapatkan kemelimpahan berupa kesejahteraan material dan
kenikmatan spiritual. Untuk mendapatkan hal itu semua, sesuai dengan
teori perubahan, maka usaha hamba-hamba-Nya untuk mencapai ke sana harus
dilakukan terlebih dahulu. Jika kita berupaya, janji Allah sudah sangat jelas:
“Jikalau sekiranya
penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan
kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raf: 96)
Dalam mencapai
cita-cita besar masyarakat Islami di atas, dibutuhkan sistematika ideologi yang
mengerakkannya secara teratur. Sistematika Ideologi ini adalah alat bantu untuk
membumikan cita-cita besar pada tataran strategis operasional. Dalam konteks
gerakan, KAMMI telah memiliki ideologi sekaligus prinsip yang menjiwai gerakan
di seluruh aktivitas dan kegiatannya. Dari ideologi dan prinsip gerakan inilah
KAMMI meletakkan seluruh aktivitasnya secara teratur dan terencana. Sejak
kelahirannya ideologi dan prinsip ini telah menjiwai budaya dan metodologi
gerakan KAMMI sebelum dirumuskannya. Sehingga dalam konteks budaya gerakan,
konsep karakter gerakannya dapat dirujuk dari ideologi dan prinsip yang telah
dirumuskan sebagai berikut:
1. Kemenangan Islam
adalah jiwa perjuangan KAMMI
2. Kebatilan adalah musuh
Abadi KAMMI
3. Solusi Islam adalah
Tawaran Perjuangan KAMMI
4. Perbaikan adalah
Tradisi Perjuangan KAMMI
5. Kepemimpinan Umat
adalah Strategi Perjuangan KAMMI
6. Persaudaraan adalah
Watak Mu’amalah KAMMI
1. Kemenangan
Islam adalah jiwa perjuangan KAMMI
KAMMI meyakini
sepenuhnya hukum (sunah) Allah SWT , sehingga kemenangan Islam adalah suatu
kemestian.
QS.Al-Anbiya (21) : 105
105.
Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur[973] sesudah (kami tulis dalam) Lauh
Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.
[973]
Yang dimaksud dengan Zabur di sini ialah seluruh kitab yang diturunkan Allah
kepada nabi-nabi-Nya. sebahagian ahli tafsir mengartikan dengan kitab yang
diturunkan kepada Nabi Daud a.s. dengan demikian Adz Dzikr artinya adalah kitab
Taurat.
QS.Al-Mujaadilah (58) :21
21. Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti
menang". Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.
2. Kebatilah adalah musuh
abadi KAMMI
Kebatilan adalah
penyakit yang menyengsarakan rakyat sehingga selayaknya untuk diperangi dan
dimusuhi. Adalah sebuah keniscayaan bahwa setiap kebaikan akan ditentang oleh
kebatilan seperti perjuangan para Rasul bahkan ditentang oleh kaumnnya sendiri
dan kebatilan akan lenyap.
QS.Al-An’am (6) :112
112. Dan Demikianlah
Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaitan-syaitan (dari jenis)
manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian
yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)[499].
Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka
tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
[499] Maksudnya syaitan-syaitan
jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman kepada Nabi.
QS.Faathir (35) : 6
6. Sesungguhnya syaitan
itu adalah musuh bagimu, Maka anggaplah ia musuh(mu), karena Sesungguhnya
syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni
neraka yang menyala-nyala.
QS.Al-Israa’ (17) : 81
81. Dan Katakanlah:
"Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya
yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.
3. Solusi Islam adalah tawaran
perjuangan KAMMI
Hal ini menegaskan
bahwa KAMMI selain sebagai kekuatan pendobrak juga sebagai kekuatan pembangun.
Rasulullah SAW dengan Islam membawa manusia dari kegelapan kepada cahaya dan
Islam merupakan konsepsi kehidupan bagi semua manusia dan alam semesta hingga
akhir zaman. Islam adalah titik
tolak, metode, jalan dan tujuan perjuangan KAMMI.
QS. Al-Anbiya (21) :
10
10. Sesungguhnya telah
Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab
kemuliaan bagimu. Maka Apakah kamu tiada memahaminya?
Islam dan
aturan-aturan Allah SWT sebagai solusi juga merupakan pesan Allah SWT kepada
Nabi Adam AS.
QS. Al-Baqarah (2) : 38
38. Kami berfirman:
"Turunlah kamu semuanya dari surga itu! kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu,
Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran
atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".
Komitmen Islam sebagai
solusi di iringi dengan komitmen untuk menunjukkan Islam pada diri KAMMI
ditengah masyarakat, hal ini dapat dilihat dalam dua hal yaitu segi
normative-konsepsional berupa pandangan politik KAMMI dan segi Aplikatif
operasional berupa kepribadian gerakan para aktivisnya.
4. Perbaikan adalah
tradisi perjuangan KAMMI
QS. Hud (11) : 88
88. Syu'aib berkata:
"Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari
Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku dari pada-Nya rezki yang baik (patutkah aku
menyalahi perintah-Nya)? dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan)
apa yang aku larang. aku
tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih
berkesanggupan. dan tidak ada taufik bagiku melainkan
dengan (pertolongan) Allah. hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya
kepada-Nya-lah aku kembali.
Perbaikan sebagai
tradisi perjuangan bermakna bahwa KAMMI menghindari pendekatan dan tindak
kekerasan dalam perjuangan KAMMI. Perbaikan juga bermakna untuk mewujudkan
masyarakat madani perbaikan dimulai dari perbaikan diri sendiri, keluarga,
masyarakat, pemerintah kemudian bangsa atau Negara.
Perbaikan harus
berdasarkan syariat Islam yang secara kuat berupaya memelihara 5 aspek
kehidupan dalam kehidupan manusia yaitu : agama, akal, jiwa, kehormatan dan
harta.
5. Kepemimpinan umat
adalah strategi perjuangan KAMMI
Seperti rumusan visinya, KAMMI menempatkan
kepemimpinan sebagai factor penting dalam gerak kehidupan suatu bangsa, baiknya
suatu bangsa dikarenakan tampilnya pemimpin yang beriman dan beramal sholeh
diantara mereka.
QS. An- Nuur (24) : 55
55. Dan Allah telah
berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan
amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa
dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka
berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah
diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka,
sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap
menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan
Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah
orang-orang yang fasik.
Disisi lain kehancuran
yang terjadi di suatu negeri lebih disebabkan oleh kedzaliman dan keburukan
yang dipertontonkan para pemimpinnya.
QS. Al-An’am (6) : 123
123. Dan Demikianlah
Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka
melakukan tipu daya dalam negeri itu. dan mereka tidak memperdayakan melainkan
dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.
QS. Al-Israa’ (17) : 16
16. Dan jika Kami
hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang
hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan
kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya
Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu
sehancur-hancurnya.
Terus meluasnya dakwah
dikalangan pemuda dan mahasiswa yang dilakukan oleh KAMMI merupakan gambaran
prinsip perjuangan untuk melahirkan calon pemimpin masa depan yang beriman dan
beramal shaleh.
6. Persaudaraan adalah
watak perjuangan KAMMI
Perbedaan manusia dari sisi bahasa, warna
kulit, ras dan lain sebagainya adalah bagian dari kehendak Allah SWT pada
manusia agar manusia saling mengenal.
QS. Al-Hujarat’ (49) :
13
13. Hai manusia,
Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan
dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling
kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah
ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui
lagi Maha Mengenal.
QS. Ar-Ruum (30) : 22
22. Dan di antara
tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan
bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada
yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
mengetahui.
KAMMI senantiasa menjalin hubungan dan kerjasama dengan siapapun dalam
kerangka kebaikan bersama dan nilai-nilai ketaqwaan. Eksistensi
kekuatan umat (Wihdat al- umah) diikat oleh
persaudaraan keimanan karena Allah SWT.
QS. Al- Hujarat’ (49) : 10
10. Orang-orang
beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah
hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu
mendapat rahmat.
Senantiasa membangun kesatuan umat dan menghindari perpecahan. Untuk
memperjuangkan hak-hak umat dalam proses reformasi (perubahan) membangun
komunikasi dengan gerakan se ideologi maupun yang berbeda.
Kredo Gerakan KAMMI
1. Kami adalah orang-orang yang berpikir dan berkendak merdeka. Tidak ada satu orang pun yang bisa memaksa kami bertindak. Kami hanya bertindak atas dasar pemahaman, bukan taklid, serta atas dasar keikhlasan, bukan mencari pujian atau kedudukan.
2. Kami adalah orang-orang pemberani. Hanyalah Allah yang kami takuti. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa menggentarkan hati kami, atau membuat kami tertunduk apalagi takluk kepadanya. Tiada yang kami takuti, kecuali ketakutan kepada-Nya.
3. Kami adalah para petarung sejati. Atas nama al-haq kami bertempur, sampai tidak ada lagi fitnah di muka bumi ini. Kami bukan golongan orang yang melarikan diri dari medan pertempuran atau orang-orang yang enggan pergi berjihad. Kami akan memenangkan setiap pertarungan dengan menegakkan prinsip-prinsip Islam.
4. Kami adalah penghitung risiko yang cermat, tetapi kami bukanlah orang-orang yang takut mengambil risiko. Syahid adalah kemuliaan dan cita-cita tertinggi kami. Kami adalah para perindu surga. Kami akan menyebarkan aromanya di dalam kehidupan keseharian kami kepada suasana lingkungan kami. Hari-hari kami senantiasa dihiasi dengan tilawah, dzikir, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, diskusi-diskusi yang bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan, serta kerja-kerja yang konkret bagi perbaikan masyarakat. Kami adalah putra-putri kandung dakwah, akan beredar bersama dakwah ini ke mana pun perginya, menjadi pembangunnya yang paling tekun, menjadi penyebarnya yang paling agresif, serta penegaknya yang paling kokoh.
5. Kami
adalah orang-orang yang senantiasa menyiapkan diri untuk masa depan Islam. Kami
bukanlah orang yang suka berleha-leha, minimalis dan loyo. Kami senantiasa
bertebaran di dalam kehidupan, melakukan eksperimen yang terencana, dan kami
adalah orang-orang progressif yang bebas dari kejumudan, karena kami memandang
bahwa kehidupan ini adalah tempat untuk belajar, agar kami dan para penerus
kami menjadi perebut kemenangan yang hanya akan kami persembahkan untuk Islam.
6. Kami adalah ilmuwan yang tajam analisisnya, pemuda yang kritis terhadap kebatilan, politisi yang piawai mengalahkan muslihat musuh dan yang piawai dalam memperjuangkan kepentingan umat, seorang pejuang di siang hari dan rahib di malam hari, pemimpin yang bermoral, teguh pada prinsip dan mampu mentransformasikan masyarakat, guru yang mampu memberikan kepahaman dan teladan, sahabat yang tulus dan penuh kasih sayang, relawan yang mampu memecahkan masalah sosial, warga yang ramah kepada masyarakatnya dan responsif terhadap masalah mereka, manajer yang efektif dan efisien, panglima yang gagah berani dan pintar bersiasat, prajurit yang setia, diplomat yang terampil berdialog, piawai berwacana, luas pergaulannya, percaya diri yang tinggi, semangat yang berkobar tinggi.
6. Kami adalah ilmuwan yang tajam analisisnya, pemuda yang kritis terhadap kebatilan, politisi yang piawai mengalahkan muslihat musuh dan yang piawai dalam memperjuangkan kepentingan umat, seorang pejuang di siang hari dan rahib di malam hari, pemimpin yang bermoral, teguh pada prinsip dan mampu mentransformasikan masyarakat, guru yang mampu memberikan kepahaman dan teladan, sahabat yang tulus dan penuh kasih sayang, relawan yang mampu memecahkan masalah sosial, warga yang ramah kepada masyarakatnya dan responsif terhadap masalah mereka, manajer yang efektif dan efisien, panglima yang gagah berani dan pintar bersiasat, prajurit yang setia, diplomat yang terampil berdialog, piawai berwacana, luas pergaulannya, percaya diri yang tinggi, semangat yang berkobar tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar